Kenali Ciri-Ciri dari Tahapan Tekstur MPASI Bayi Anda

Kenali Ciri Ciri dari Tahapan Tekstur MPASI Bayi Anda

Sebagai orang tua, pasti Anda sudah paham bahwa saat memasuki usia 6 bulan Anda bisa mulai memperkenalkan MPASI untuk bayi Anda. Setiap tahapan dari tekstur MPASI haruslah disesuaikan dengan usia bayi. Selain itu, Anda juga harus mengenali ciri-ciri dari kesiapan anak untuk naik ke tahapan tekstur MPASI selanjutnya.

1. Anak Dapat Duduk Tegak dengan Stabil

Salah satu ciri-ciri bahwa anak sudah siap untuk naik tekstur MPASI adalah posisi anak saat duduk tegak bisa stabil. Jika anak sudah menunjukkan ciri-ciri ini, maka Anda bisa menaikkan tekstur MPASI-nya menjadi lebih padat daripada sebelumnya. Biasanya untuk ciri-ciri ini terjadi pada usia bayi yang ke 8 atau 9 bulan.

2. Terlihat Gerakan Anak saat Memisahkan Makanan dengan Lidah

Ciri-ciri dari kesiapan anak untuk naik tahapan tekstur MPASI yang lain adalah terlihatnya gerakan anak memisahkan makanan dengan lidah. Anda bisa memperhatikan proses anak saat menelan makanan untuk tahu apakah anak melakukan gerakan tersebut atau tidak.

Anda bisa mencoba untuk memberikan makanan dengan tekstur agak kasar untuk melihat apakah anak sudah dapat menggerakkan lidahnya ketika makan. Jika anak dapat makan tanpa adanya kesulitan, maka itu tandanya anak sudah siap untuk mendapatkan makanan dengan yang teksturnya lebih kasar daripada sebelumnya.

3. Anak Melakukan Gerakan Mengunyah

Salah satu tanda bahwa anak sudah siap naik tekstur adalah saat anak sudah mulai menunjukkan gerakan mengunyah saat makan. Anda bisa memberikan makanan dengan tekstur agak kasar seperti finger food untuk melihatnya, apakah anak Anda sudah bisa mengunyah makanan tersebut atau belum.

Anak yang sudah menunjukkan gerakan mengunyah biasanya sudah mulai terbiasa dengan makanan dengan tekstur agak kasar. Kebiasaan ini tumbuh bersamaan dengan pertumbuhan usia si kecil. Sehingga, apabila anak Anda sudah berusia lebih dari 12 bulan maka artinya ia sudah diperbolehkan untuk makanan yang sama dengan yang lain tetapi teksturnya masih harus diperhatikan.

4. Anak Tidak Mengalami Kesulitan Menelan Puree Baik yang Lembut atau Padat

Ketika anak sudah mengonsumsi puree dan tidak mengalami kesulitan saat menelannya, maka Anda bisa menaikkan teksturnya lagi. Hal ini berlaku untuk puree yang memiliki tekstur lembut ataupun agak kasar

Sehingga Anda bisa memperhatikan proses menelan dari si kecil untuk tahu kesiapannya dalam naik tekstur MPASI. Selain itu, jika memang anak sudah bisa menelan puree dengan tekstur yang kasar, maka tandanya Anda bisa memberikan makanan lain dengan tekstur yang lebih padat seperti nasi.

Demikianlah informasi tentang ciri-ciri dari tahapan tekstur MPASI sehingga Anda bisa mengetahui kapan anak Anda siap naik tekstur MPASI. Anda bisa memperkenalkan tekstur makanan baru kepada anak Anda dengan menyiasatinya dalam sajian menu makanan yang disukai anak. Porsi makanan juga harus disesuaikan dengan selera anak.

Mungkin Anda juga menyukai